PERSEDIAAN BARANG DAGANG SISTEM PERPETUAL
A. SISTEM PENCATATAN PERSEDIAAN
1. Sistem permanen (Perpectual System)
Jika perusahaan Anda memilih menggunakan metode perpetual, berarti perusahaan mencatat semua pembelian dan penjualan barang dagangan langsung dalam akun persediaan yang terjadi.
Metode perpetual mencatat terus setiap perubahan dalam akun persediaan. Berikut ini adalah fitur akuntansi dari metode pencatatan persediaan sistem perpetual.
Pembelian bahan baku untuk produksi dan barang dagangan untuk dijual kembali didebet ke pos Persediaan bukan untuk pembelian.
Biaya pengiriman barang dagangan didebet untuk pos Persediaan.
Pembelian retur, potongan pembelian, dan diskon dikreditkan ke pos Inventarisasi, bukan ke rekening terpisah.
Pencatatan harga pokok penjualan setiap penjualan dengan cara mendebet beban pokok penjualan dan mengkredit persediaan.
Transaksi yang
berhubungan dengan persediaan barang dagang dari PT MOTOR JAYA selama
bulan Maret 2017 sebagai berikut :
|
Tanggal |
Transaksi |
|
Maret 01 |
Dibeli barang dagang dari CV. Samudera senilai Rp 8.000.000,00 dengan terminan 4/14
n/30 |
|
Maret 03 |
Dijual barang dagang Rp 4.500.000,00
diterima tunai 20%-nya sedangkan sisanya dengan syarat 2/10 n/30. Beban pokok
yang dijual Rp 3.800.000,00. Penjualan dilakukan kpd CV Adil. |
|
Maret 04 |
Dikeluarkan nota debit untuk barang yang
dikembalikan sebagian atas pembelian 01 Maret yang lau, yakni senilai Rp
500.000,00 |
|
Maret 05 |
Ddibayar ongkos angkut atas barang yang di
beli senilai Rp 80.000,00 |
|
Maret 07 |
Dibeli barang dagang dari CV. Abadi Rp 5.000.000,00 dibayar tunai Rp
2.000.000,00 sisanya dengan termin 2/10 n/30. |
|
Maret 08 |
Dikeluarkan nota kredit untuk retur sebagian
barang yakni senilai Rp 200.000,00 dari penjualan kepada CV Adil, beban pokok
penjualan sebesar Rp 168.000,00 |
|
Maret 10 |
Dijual lagi barang dagang pada CV Makmur seharga Rp 6.000.000,00 dengan termin 2/10
n/30, harga tersebut sudah termasuk laba kotor 20% dari harga jual. |
|
Maret 13 |
Diterima per kas dari debitur CV Adil atas
penjualan yang lalu. |
|
Maret 15 |
Dibayar per kas kepada debitur atas
pembelian 01 Maret yang lalu |
|
Maret 17 |
Diterima kembali sebagian barang yang dijual
pada 10 Maret yakni sebesar Rp 1.000.000,00 |
|
Maret 20 |
Diterima per kas atas penjualan 10 Maret
yang lalu |
|
Maret 25 |
Dibayar utang kepada CV. Abadi atas pembelian 07
Maret yang lalu |
|
Maret 29 |
Dijual barang dagang secara tunai kepada cvsebesar Rp 3.750.000,00, harga tersebut sudah termasuk laba kotor 25 % yang dihitung dari beban pokok. Keterangan : Setiap Pembelian dan Penjualan dikenakan PPN sebesar 10% |
Diminta:
a.Buatlah jurnal
atas transaksi tersebut di atas.
b. Postinglah ke
BBU,BBP Utang,Piutang
c. Susunlah laporan
laba kotor untuk periode Maret 2017

Komentar
Posting Komentar